PANTANGAN PANGAN DAN TABU

Persoalan pantangan mengkonsumsi makanan tertentu terdapat universal di seluruh dunia. Pantangan atau tabu ialah suatu larangan untuk mengkonsumsi  jenis makanan yang tertentu, karena terdapat ancaman bahaya terhadap barang siapa yang melanggarnya. Dalam ancaman bahaya ini terdapat kesan magis, yaitu adanya kekuatan superpower yang berbau mistik, yang akan menghukum orang- orang yang melanggar pantangan atau tabu tersebut.

              Kita harus membedakan  pantangan atau tabu makanan yang berdasarkan agama dan yang bukan berdasarkan agama atau kepercayaan. Pantangan atau tabu yang berdasarkan agama itu bersifat absolut, tidak dapat ditawar lagi bagi penganut agama atau kepercayaan tersebut, sedangkan pantang atau tabu lainnya masih dapat diubah atau bahkan dihilangkan, jika diperlukan.

              Pantangan atau tabu yang tidak berdasarkan agama atau kepercayaan dapat kita hadapi  menurut katagori:

-Tabu yang jelas merugikan kondisi gizi dan kesehatan sebaiknya diusahakan untuk mengurangi,bahkan kalau dapat menghapuskannya-

-Tabu yang memang menguntungkan keadaan gizi dan kesehatan, diusahakan untuk memperkuatnya dan melestarikannya.

-Tabu yang tidak jelas pengaruhnya bagi kondisi dan kesehatan dapat dibiarkan,sambil dipelajari terus pengaruhnya untuk jangka panjang.

              Haruslah diakui bahwa tidak semua tabu itu berakibat negatif terhadap kondisi gizi dan kesehatan. Untuk mengambil tindakan yang tepat terhadap suatu tabu,sebaiknya kita telusuri terjadinya tabu tersebut untuk dapat mengambil kesimpulan,apakah mudah ditanggulangi atau tidak. Tabu yang bersangkutan dengan makanan sangat erat berhubungan dengan emosi.(Sediaoetama A.D.,2004)

About the Author: admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *